Hilary’s Blog

September 28, 2007

Adakah Pemeriksaan Laboratorium Spesifik dalam Psikiatri?

Filed under: depresi — Hilary @ 3:19 pm

Di laboratorium

Telah diterima secara luas oleh masyarakat bahwa gangguan psikiatri berkaitan dengan gangguan di otak. Namun demikian bidang ini sampai saat ini belum bisa mengidentifikasi petanda neurobiologi tunggal sebagai alat diagnostik gangguan psikiatri. Penggunaan tes laboratorium spesifik akan sangat membantu klinisi yang selama ini hanya mengandalkan adanya tanda dan gejala psikiatri sebagai dasar diagnosis. Dengan demikian dapatlah dikatakan bahwa gangguan psikiatri mempunyai basis neurobiologi.

Pemeriksaan laboratorium spesifik psikiatri yang mungkin akan menjadi isu di masa mendatang adalah DST (dexamethason supression test) dan pemendekan fase latensi REM yang dapat dideteksi dengan gambaran EEG. Kedua pemeriksaan tersebut dapat membantu klinisi dalam mendiagnosis gangguan depresi mayor.

Dexamethasone-suppression test merupakan alat uji laboratorium yang digunakan untuk mendeteksi adanya gangguan depresi mayor. Deksametason merupakan suatu zat analog sintetik dari kortisol. Sebagian besar penderita dengan gangguan depresi tidak memiliki respons supresi kortisol yang normal terhadap dosis tunggal deksametason. Walaupun demikian seringkali dijumpai adanya false positive karena keadaan yang demikian juga terjadi pada penderita dengan gangguan psikiatri yang lain.

Data lain menunjukkan tentang kemungkinan terjadinya relaps. Penderita dengan gangguan depresi yang nilai DST-nya tidak normal walaupun telah diberikan terapi, maka mempunyai kemungkinan menjadi relaps yang lebioh besar dibandingkan dengan penderita yang nila DST-nya normal seiring dengan berjalannya terapi.

Cara melakukan DST adalah dengan memberikan 1 mg deksametason (=25 mg kortisol) secara peroral pada jam 23.00 WIB misalnya. Selanjutnya diukur kadar kortisol plasma pada jam ke-8, jam ke-16 dan jam ke-23. Dikatakan normal (hasil positif) apabila kadar kortisol plasma > 5 ugr/dL, artinya aksis HPA masih baik. Pada penderita depresi berat hasil DST < 5 ugr/dL.

Penting untuk diketahui bahwa (1) variasi hasil DST cukup besar karena variabilitas dalam metabolisme deksametason (2) deksametason berefek utama hanya pada reseptor hipofisis sehingga DST tidak secara efektif menilai keadaan fungsional reseptor kortisol yang berlokasi di bagian lain di sumbu limbik-hipotalamik-hipofisis-adrenal (aksis LHPA).

Mengenai pemendekan fase latensi REM dibahas pada postingan gangguan tidur pada penderita depresi.

Kemajuan terakhir untuk menilai sumbu LHPA adalah menggunakan infus kortisol pada penderita yang mengalami depresi. Kortisol merupakan suatu hormon yang dibentuk secara alami, merupakan zat uji yang lebih baik dibandingkan dengan deksametason. Hiperkolesterolemia dapat merusak neuron hipokampus, suatu siklus yang melibatkan stres, stimulasi pelepasan kortisol dan ketidakmampuan menghentikan pelepasan kortisol dapat menyebabkan bertambahnya kerusakan pada hipokampus.

Cara lain yang mungkin bisa dilakukan untuk mendeteksi gangguan depresi adalah dengan mengukur kadar metabolit serotonin (5-HIAA) di dalam cairan serebrospinal. Penurunan kadar serotonin dapat mencetuskan depresi dan pada beberapa pasien yang melakukan suicide terbukti konsentrasi metabolit serotonin yang didapati rendah.

Demikian beberapa cara untuk membantu penegakan diagnosis berdasarkan hasil pemeriksaan laboratorium. Tentu saja hal ini akan sangat membantu bagi para klinisi yang selama ini hanya menyandarkan diagnosis hanya pada tanda dan gejala semata. Mudah-mudahan ke depan aneka macam cara pemeriksaan di bidang psikiatri pada umumnya dan gangguan depresi pada khususnya dapat dikembangkan lebih maju lagi.

Sumber: Sinopsis Kaplan

Leave a Comment »

No comments yet.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: