Hilary’s Blog

November 11, 2007

Sindroma Somatik Psikogenik

Filed under: psikiatri — Hilary @ 5:57 am

Sindroma Somatik Psikogenik Meliputi Beberapa Sistem Saraf

Sindroma somatik psikogenik merupakan suatu kumpulan gejala klinis fisik atau somatik yang disebabkan oleh faktor psikologik atau mental emosional. Dalam klinis sehari-hari, seringkali dijumpai penderita yang menyampaikan keluhan fisik namun setelah dilakukan pemeriksaan, baik fisik maupun penunjang tidak dijumpai adanya gangguan fisik tertentu, bahkan yang dijumpai adalah masalah yang berkaitan dengan emosional dan mental. Menurut beberapa disiplin ilmu kedokteran (salah satu contohnya bidang ilmu penyakit dalam), sindroma ini hanya dikenal dengan satu nama, yaitu sindroma psikosomatis, namun dalam disiplin ilmu psikiatri, sindroma ini meliputi hal yang lebih luas lagi. Menurut beberapa sumber ilmu psikiatri, sindroma ini secara praktis terdiri dari 10 sindroma pokok yaitu sindroma anxietas, sindroma depresi, sindroma konversi, sindroma hipokondriasis, sindroma nyeri psikogenik, sindroma somatisasi, sindroma psikosomatik, sindroma malingering, sindroma waham somatik dan sindroma stres psikososial.

Keadaan sindroma somatik psikogenik ini memiliki beberapa bentuk yaitu; (1) Pada pasien dijumpai keluhan fisik (+), namun tidak dijumpai adanya kelainan organik (-), diagnosis ditegakkan melalui beberapa pemeriksaan fisik diagnostik dibantu pemeriksaan penunjang.

(2) Pada pasien dijumpai keluhan fisik (+), dijumpai pula kelainan otonomik (+) yang sesuai dengan keluhan fisik, namun tidak dijumpai kelainan organik (-) pada pemeriksaan.

(3) Pada pasien dijumpai keluhan fisik (+), namun gambaran keluhan tidak sesuai dengan klinis penyakit tertentu (tidak sesuai dengan anatomi dan fisiologi bagian tubuh yang dikeluhkan). Keadaan ini harus dikenali dengan melakukan anamnesis (baik auto maupun allo-anamnesis) yang seksama.

(4) Pada pasien dijumpai keluhan fisik (+), namun dilihat dari cara penyampaian, penampilan diri pasien, cara berinteraksi dengan dokter, menunjukkan ciri keanehan tertentu yang menunjukkan adanya gangguan jiwa tertentu. Hal ini didapatkan dengan melakukan anamnesis dan pemeriksaan fisik diagnostik yang teliti.

Referensi: Pembahasan sindroma somatik psikogenik selanjutnya diambil dari buku Seri Psikiatri Klinik Praktis Nomor 4, karangan dr. Rusdi Maslim, Sp.KJ.

Leave a Comment »

No comments yet.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: